aku

Showing posts with label cerita-cerita. Show all posts
Showing posts with label cerita-cerita. Show all posts

11 July 2015

Beautiful mind

Halo, hai, bonjour, cava bien?
Sudah lama rupanya gue gak nulis hal-hal yang (GAK) penting disini. Iyah kangen yah, udah lama gak cerita cerita soal siapa gituh yang lagi ada di hati *deuileeeeh*

Malam ini lagi asik dengerin Gravity-nya John Mayer sambil nyengir-nyengir sendiri karena besok sudah mulai libur kerjaaa! Yeay! dan YEAY! yang kedua adalah karna ini bulan ramadhan sesungguhnya adalah bulannya silaturahmi, maka segala jenis teman dari berbagai ujung dunia ngajak ketemu-ketemu cantik untuk buka bareng! YESS!

Tadi mau cerita apa yah? ah iya, soal novel yang terakhir gue baca, dan menurut gue sudut pandangnya itu keren bangetttttttt sampe ingin rasanya membaca buku ini lagi sebagai orang yang belum pernah membacanya, or like you fallin in love with someone in the first sight, then you got him, and you fallin in love (again and again) with him in everyday. Sweet.  Judulnya ANTOLOGI RASA, karya Ika Natassa. Ah gila! gaya bahasanya dia gue suka banget!

Suka karena setelah membaca novel itu pikiran gue jadi terbuka. *iyah tadinya tertutup karna mikirin kamuuuuh* *apasih ul*. Bahwa segala rasa soal galau, baper, kepo, pengen tahu yang banget-banget tapi gak berani nanya orangnya langsung itu wajar loh. Manusia gak bakalan sepanjang hidupnya jadi orang baik, atau akan dianggap baik oleh semua orang. Gak akan sepanjang hidupnya terasa manis semanis sop buah langsat, atau akan dianggap hidupnya manis banget kalo dibandingin sama hidup orang lain. Dan satu lagi; gak akan selalu benar. Haha.

Maka ungkapan "Man to the left, because woman always right!" itu harus direvisi menjadi "Man is Mr. Right and Woman is Ms. Always right." eh sama aja yah? hehehehe

Bukan gituh, maksud gue setelah membaca buku ini standar -manusia sempurna untuk bikin kita bahagia- versi gue jadi berubah. Bahwa gakpapa kalo kita merasa melakukan kesalahan, atau punya perasaan yang salah. Dan bahwa orang lain mungkin akan melakukan hal yang sama atas kesalahan yang kita lakukan. Karna kuncinya bukan cuma ada di hati, tapi juga ada di pikiran. Eh gimana?

Well, let me explain it!
Kita boleh banget loh dikit-dikit ngikutin perasaan. Senang, sedih, galau, nunggu kepastian, benci dll yang munculnya dari hati.. kan gak mungkin dipendem gitu ajah, emangnya harta karun? maka wajar kadang kita butuh teman untuk curhat, atau butuh sedikit kuota internet untuk update status galau. Namun akan BOLEH BANGET juga ketika kita gak sibuk sendiri dengan apa yang kita rasakan, yang kadang hanya asumsi kita belaka, yang kadang sebenernya orang lain gak bermaksud gituh ke kita. That's why we need try to ask, before assume! Nah disinilah pikiran kita diperlukan untuk lebih tajam melihat keadaan yang sebenarnya, jangan hanya menuntut orang lain agar lebih peka aja terhadap perasaan yang kita punya. Kita sendiri loh yang punya kekuatan pikiran itu. Jadi mulai sekarang, mari kita senyum bukan hanya dari hati saja, tapi juga dari pikiran yang indah. Segalanya akan baik-baik saja, bahwa  sesudah kesulitan selalu ada kemudahan, dan ketika satu pintu tertutup, maka sebenarnya ada pintu-pintu lain yang akan terbuka.

Jadi, mari kita lanjut mendengarkan John Mayer yang bergumam lirih..

"Oh I'll never know what makes this man
With all the love that his heart can stand

Dream of ways to throw it all away"



15 March 2015

Instagram di Solo 2014 (edisi pilihan)

2014/01/01
Recehan sisa-sisa uang jajan selama kuliah di Solo, niatnya mau dibeliin kardigan jeans, tapi gak jadi, keburu dapet kiriman baju sejenis dari ka Nini. Jadinya dibawa pulang ke rumah dan disebar ke bocah-bocah pas Lebaran.

Noted : Rajin-rajinlah menabung selama kuliah dan jaga kebersihan lingkungan. *gak nyambung* *bodo*


2014/01/19
Foto ini diambil ketika aku, bu Kos, Dika, dan Icha jajan jajan manis di hari minggu yang cerah, secerah wajahnya Dika ketika dapet jatah dari Bu Mora untuk jajan kaset cd bajagan *hahahaha*. Lokasinya udah pasti gak jauh dari kos, yaitu sunday marketnya UNS.
Disitu banyak banget kang jajan, mulai dari nasi liwet, kupat tahu, bubur ayam Cirebon, tahu crispy, sate kere, jagung manis yang pake susu (gak tau lupa apa namanya), cilok, bakso bakar, martabak mini yang harganya juga mini, dan cakue kesukaannya Icha.



2014/01/07
Tarrraaaaa perkenalkan sahabat-sahabatku selama di kampus:
ada Putri , si gadis kelurahan yang super duper sibuk, tapi selalu baik hati jemput aku di kosan;
ada Nafis, si kakak cantik yang perfectionist abis dan suka banget sama warna ungu;
dan ada Ucha yang.. Javanesse Ladies tulen, ngomongnya halus terus sehalus sutera, dan suka jalan-jalan sama pacarnya.
*coba aja liat instagramnya kalo gak di pantai, pasti di tempat-tempat cakep lainnya*.
Ohiya foto ini diambil setelah kita kepedesan makan bakso bakar dan minum es pocong di pelataran Sriwedari.



2014/09/05
Yeay! Ini dia temen kos yang setia banget nemenin aku selama skipsi sampe persiapan mau wisuda. Dulunya kita deket sih, tapi musuhan, tapi baikan lagi, semacam kalo orang pacaran kayak putus-nyambung gitulah; Galuh Tia Fasya.
Foto ini diambil sama pacarnya Galuh yang namanya Kendro *hihi lucu ya namanya* -pas hari terakhir sebelum aku diwisuda. Mereka ngajak aku makan mie aceh yang enak bangetttt, terus ngajakin ke Masjid Agung Kota Solo, terus ke Festival Bambu Biennale di Benteng Vestenburg, terus kami foto-foto deh disana layaknya foto model dadakan. *abaikan*

27 October 2013

Selamat Menulis lagi!

Halo,

Karena hari ini adalah hari blogger nasional, rasanya gak sopan kalo gue gak ikutan meramaikan blog ini dengan sebuah tulisan yang agak-sampis-cenderung-sampis-beneran-yang-penting-happy :P
And this is it......... jadilah sebuah postingan random yang gaktau mau dibawa kemana arah dan tujuannya. *yailah ul*. Ehem, jadi gini loh temen2.. sebenarnya gue berniat untuk menutup blog ini (untuk kesekian kalinya, karena ceritanya mau move on), tapi gak jadi ditutup blognya karena eh karena yaaaaaaaaaaaa gak jadi aja deh pokoknya!!! *ih ngeselin ya gue*

Ohiya malam ini sebenernya tugas gue numpuk loh, kayak rindu aku ke kamu----- eyaaaahaha rindu ke adik-adik sepupu maksudnya. Ohiya si Valentine dan Julian sekarang lagi lucu-lucunya loh, gendutttt jadi kepingin cubit! jadi kepingin pulanggggg! aaaaaaa mama oh mama aku ingin pulang..... *tuhkan paansih ul*
Nah ini loh foto-foto mereka :
Fetine Valentine

Julian Yogi Pratama

Ehem, lucu-lucu kan mereka berdua. Iyalah kakaknya aja lucu banget gini! heuuuuuuu
Ehem.. *lah ehem-ehem mulu, maaf ya ini emang beneran lagi batuk, jadi nulisnya harus di-ehem-in juga biar keliatan kalo lagi sakit* Makanya pemirsah, kesehatan itu jangan dispele-in. Harus dijaga bener2. Lah wong udah dijaga ajah masih sakit, apalagi gak dijagain.. gini deh jadinya. Jadi apa? jadi ehem! uhuk uhuk uhuk

Oke, sebaiknya gue harus buru-buru signing out. Bukan, bukan karena mau ngerjain tugas merangkum bukunya si Rosemary Tong itu, dan bukan pula mau ngerjain LO, Analisis SK KD atau apalah itu.. tapi ini butuh tidur lebih awal ajah biar besok pas Upacara Sumpah Pemuda bisa sehat kembali :) Emang bener barangkali banyak orang bilang, "Handphone ajah butuh di-charge, masa hati kamu enggak?" loh kok malah bahas hati lagih... maksudnya banyak orang bilang, "Handphone ajah butuh di-charge, masa tubuh kamu enggak diistirahatkan?" ya kira2 begitulah ya intinya kita emang harus pinter-pinter bagi waktu, biar bisa seimbang antara main, istirahat, olahraga, makan, jalan-jalan, baca buku, tidur, mencuci baju, mendengarkan radio dan menonton film.. *lah belajarnya kapan?*

Okedeh, Selamat malam
Selamat menulis lagi dan lagi dan lagi blogger!

"Karena kau menulis, suaramu takkan padam ditelan angin,

akan abadi, sampai jauh di kemudian hari."

-Pramoedya Ananta Toer-



21 June 2013

Mbah Laundry dan pikun-nya ? Hadapi!

Gue selalu deg-degan setiap hari Jumat karenaaaa gue gak minum white coffee *dih*. Hehe karena hari jumat adalah harinya mengambil baju di laundry sedunia! Terus kenapa lu deg-degan ul? Karena:
1. Penjaga laundry (semacam kasir)nya adalah seorang nenek berusia sekitar 70 tahun ke atas.
2. Mbah laundry (panggilan nenek tsb) selalu berbicara dengan bahasa jawa
3. Mbah laundry udah gue kasih tahu kalo gue orang Jakarta, tapi dia lupa terus, jadi tetep pakai bahasa jawa
4. Mbah laundry hobinya cerita
5. Mbah laundry kalau cerita gak bisa dipotong dan ceritanya panjaaaaaaaaaaang banget kayak antrian tiket kereta kalo jaman mudik.
6. Mbah laundry kalau gerak sedikit, terus gue minta laundryan baju gue untuk segera gue ambil- abis itu dia cerita ulang dari awal lagi.
7. Mbah laundry selalu lupa nama gue siapa, tapi inget namanya nopi. Selalu.
8. Mbah laundry udah gue ingetin berkali-kali “nama saya ulfa mbah.. ul...fa...” kemudian dia manggut2 nyengir lugu “ohiya mbak uuulfah”. Nah!
9. Abis itu mbah Laundry cerita lagi dengan tema berbeda
10.  Hingga akhirnya dia ngambilin kantong baju gue dan gue pun bernafas lega. Akhirnyahhh ........
“mbak olga, ini spreinya dipisah ya plastiknya......”
LAHHHHHHHHH????? ULFA mbah.. ULFA.. U EL EF AAAAAA

Heuhehe Seperti itu selalu dialog yang terjadi antara gue dan mbah Laundry. Awalnya deg-degan parah karena biasanya pas mau berangkat kuliah-kepepet-udah gak ada kemeja bersih-ke laundry-mbahnya cerita dari jaman belanda ampe cucunya yang umur 3 tahun-lamaaa bangets-ke kampus telat. Tapi sekarang gue kalo ngambil laundry pas pulang kampus. Cukup aman. Tak usahlah kau tanyakan mengapa daku manja sekali baju sendiri aja gak nyuci sendiri, atau tak usahlah kau pikirkan mengapa daku memilih laundry itu.... tak usah yah.... *menatap nanar pada keranjang cucian di sudut kamar*

Begini teman-teman,
Kita semua tahu, yang namanya lansia itu emang gak jauh-jauh dari pikun. Termasuk si mbah Laundry ini. “Seiring bertambahnya usia, kemungkinan mengalami penurunan fungsi kognitif otak pun meningkat. Penurunan tersebut bisa mengakibatkan gangguan atau hilangnya daya ingat” (KOMPAS, 1 Juni 2013). Biasanya orang menyebut demensia sebagai pikun. Padahal keduanya adalah kondisi yang berbeda. Pikun itu bahasa awam yang berarti lupa. Sedangkan demensia merupakan penyakit yang mengganggu fungsi kognitif. Untuk yang mau baca perbedaan antara pikun dan demensia silakan buka disini http://health.kompas.com/read/2013/06/01/11401953/Demensia.Beda.dengan.Pikun.

Gue yakin bukan cuma gue aja yang sering ketemu  mbah2 macam ini. Banyak pasti. Meski ujung-ujungnya kita bakal ketawa kalo abis ceritain kepikunan seseorang. Lansia pula. Yakin sudah dimaklumin banget sama kamu-kamu yang lucu-lucu. IYA KAN? Iyalah harus maklum. Emang situ waktu kecilnya ditimang-timang ama siapa? Yang belain kalo lagi diomelin sama mama-papa siapa? Yang kalo dateng bawain mainan dan coklat siapa? Terus yang bangga banget kalo cucunya dapet juara 1 siapa? Yap! Kakek dan nenek.

Gue sayang banget sama nenek kakek gue. Banget. Gak usah ditanya seberapa besar. Dan  gue bersyukur banget di usia senja mereka, mereka punya tempat tinggal yang layak dan cucu-cucu yang banyak buat tempat cerita apaaaaaaaa ajaaaa yang mereka mau ceritain.

Satu yang gue sadarin kenapa si mbah Laundry ini suka banget cerita sama gue. Bukan karena gue imut banget! Bukan! Hehehe. Tapi karena dia gak ada orang untuk dengerin cerita-ceritanya. Cucunya (yosan) usianya baru 3 tahun. Anaknya si mbah yang punya laundry ini sibuk kerja. Anak yang lainnya gue gak begitu tahu dimana (belom diceritain sama mbah Laundry). Terus kanan kiri itu toko komputer. Jadiii ya semacam seneng juga beliau kalo ada anak kost yang naro/ambil laundryan jadi semacam tempat curhat.

Jadi, aku kudu piye ul?

Ya gak gimana-mana. Haha paling enggak gue udah  ngasih tahu ke teman-teman aja kalo orangtua itu butuh komunikasi. Butuh diajak bicara sama orang yang enak, yang bikin dia nyaman, yang bisa jadi tempat dia berbagi pengalaman. Jadi kalo lu masih punya mbah entah nenek atau kakek atau (dengan beruntungnya) kakek nenek lengkap, coba ajak ngobrol kalo lagi deket. Atau paling enggak dengerin aja deh. Asik kok dengerin mereka cerita, kita kayak diajak ke suatu jaman yang beda banget dengan yang kita alami sekarang. *okeh neng paul sotoy banget ini hhe*
Ohiya, kira-kira seminggu yang lalu mbah Laundry ini cerita katanya kios laundryannya ini mau pindah tempat. Terus gue cuma bilang, “oh....... pindah kemana mbah?”. Mbahnya bilang ke yang deket honda honda itu. Gue manggut-manggut kalem. Tapi terus dia bilang, “aku juga sudah protes sama anakku.. kalau kita pindah, lah terus mbak ulfa piye.... ?”

Subhanallah.... Maha Suci Tuhan yang menjanjikan pengganti kerabat dan kawan bagi anak-anak rantau. Semacam nenek gue aja ini mbah Laundry care banget mengkhawatirkan nasib cucian gue, yang bahkan gue sering bodo amat-in.

Hari ini hari jumat. Hari ini gue ambil laundryan. Hari ini mbah Laundry cerita ada cucunya mau masuk SMA N 3 Surakarta. Terus dia cerita kalau dulu sekolah itu tadinya bekas gereja Belanda. Terus dia sempet ngajarin gue bahasa belanda. Terus gue susah melafalkannya, terus gue disuruh ulang-ulang terus sampe bener.... baru boleh pulang bawa laundryan.. hff..


mbah Laundry sedang cerita jaman penjajahan Belanda


14 June 2013

PHP cantik


“Gak ada salahnya memulai dari awal lagi”
Satu kata ajaib yang Neng Paul suka dan percaya banget pada akhirnya, karena memulai sesuatu yang “baru” itu ternyata menyenangkan. Begitu juga cinta. Dum da ra dum desssssssss!!! Neng Paul ngomongin cinta lagi? Heuhehe dikit doang. Atas beberapa curhat (baik secara terang2an maupun colongan) dari temen-temen perempuan yang katanya sih sering di-PHP-in. Disini jadi ceritanya sebagai penerima harapan palsu atau pemeberiiiii nih?

Harapan menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti sesuatu yang diharapkan, atau bisa juga diartikan sebagai sebuah keinginan supaya menjadi kenyataan. Atau di nomor ketiga harapan itu berarti orang yang diharapkan atau dipercaya : pemuda. Nahloh! Sebagai pemuda yang berjiwa muda dengan umur bioskop begini, hidup kita emang gak jauh-jauh dari kata “harapan”. Tapi kalo urusan hati... aduh ini ujungnya bikin pemuda yang sebagai harapan bangsa jadi malas sarapan. Pffff

Suatu hari Neng Paul pernah baca buku tentang wanita dan hukum atau apa gitu duh gue lupa judulnya. Itu salah satu buku sosiologi, tapi disitu ada contoh kasus nyata dimana terdapat seorang perempuan, dia mahasiswa dari sebuah Peguruan Tinggi di salah satu kota besar di Indonesia, hobinya nari dan kebetulan emang punya prestasi di bidang kesenian. Suatu hari, entah dapet info darimana ia tertarik untuk ikut semacam lomba antar kebudayaan di jepang. Singkat cerita dia berangkat ke Jepang –bersama suatu agen- yang katanya akan diikutsertakan dalam lomba. Sampe di Jepang gak sesuai sama harapan sama sekali. Ternyata agen tsb Cuma modus dan sedihnya perempuan itu gak bisa balik karena...... aduh pokoknya ceritanya jadi sedih banget deh, jadi semacam korban “human traficking” yang tadinya gak ada niat sama sekali dan gak kepikiran sama sekali bakal jadi korban.

Jadi semacam pelajaran buat kita bahwa ketika lu metik harapan, juga lu harus petik realitasnya kayak apa. Jangan sampai jadi One Dimensional-Man seperti yang dibilang Herbert Marcuse bahwa manusia jaman modern ini cuma melihat pada satu dimensi yang mengejar/ menggapai  sesuatu dengan kesadaran semu. Kesadaran semu dalam hal ini seperti kita berada seolah-olah di jalan yang benar padahal tanpa sadar kita tertindas/teralienasi. *Duh Neng Paul bahasanya berat banget udah kayak hape jaman dulu*.

Balik lagi ke soal PHP tadi, contoh kasusnya mungkin kejauhan sih. Cuma paling enggak kita bersyukur aja, karena gak separah itu kita yang katanya sering jadi korban PHP. *Ini kok jadi serius gini bahasannya*

Okeh rileks... J

Haha sebenernya kalo ngomongin PHP Neng Paul jadi inget kejadian 2 tahun yang lalu. Nah itu lagi jaman2nya gue ngerasa jadi korban PHP banget. Ceritanya si Him ini gue ketemu dengan cara yang indah banget dan tak terduga. *kayak cerita di FTV*

-Gue dan dia pada suatu percakapan di suatu malam-
Him : coba kamu pikir kalo misal....
Gue : ah aku gak bisa mikir kalo lagi ngantuk
Him : loh kok gituh? Ya gak boleh gitu dong. Trus nanti kalo misal anak kita tengah malam sakit, tapi kamu ngantuk, apa kamu gak mau mikir? Apa kamu gak mau bawa dia ke dokter?”

Hyaaahahaha diajak mikir kayak gitu siapa yang gak melayang-layang punya harapan jauh entah kemana. Akan menikah.. akan punya anak.. akan hidup bahagia bersamanya selamanya.... sama itu dia yang ujungnya gue sebut dia PHP. Rasanya emang sakit banget udah diajak terbang tinggiiiiiii banget, terus tiba-tiba dilepas gitu ajah.. *eh tapi sekarang kita udah damai ya nyi udah ya, takut orangnya baca :p *

Pernah nonton 500 days of Summer? Nah! Itu si Summer Finn itu adalah salah satu PHP-ers paling cantik sejagad raya- dengan cara yang indah banget sampai akhirnya si Tom ngerasa “errrrrghhhhhh” banget! Anyway gue nonton film itu berulangkali tapi tetep kejebak PHP juga haha

Dan.... udahdeh ah, ini gue nulis PHP semacam koreksi diri juga, jangan2 gue nya aja yang waktu itu ke-GR-an ? jangan2 gue juga sering memberi harapan palsu? Atau jangan2 harapan2nya gue aja yang ketinggian? Atau.... udah yuk, nonton film aja deh yuk, kalo perlu nonton si Summer lagi aja yuk biar bisa jadi perempuan se-tega dia. Krekkk !!!




(as requested ARS)

20 May 2013

KAMU KEPO ?

Elizabeth Gilbert dalam novel terkenalnya yang berjudul EAT, PRAY, LOVE pernah mengungkapkan sungguh ‘aneh’nya ia menemukan betapa orang Indonesia punya rasa ingin tahu yang begitu tinggi pada gerak kehidupan manusia lainnya. Dalam buku yang akhirnya difilmkan dan mengambil setting di 3 negara: yaitu Italia,India dan Indonesia, Liz (begitu sapaan akrabnya) memiliki pertanyaan yang hanya bisa ia ungkapkan dalam tulisannya pada bab 3 buku ini- dimana lokalisasi cerita tersebut adalah berlatar budaya Bali.

Liz yang notabene merupakan seorang yang lahir dan besar di Amerika,  ketika ingin bepergian saat di Bali, ada saja orang bertanya padanya, “hey mau kemana Liz?” atau saat sudah pulang, “hey kamu abis darimana? Dapet apa aja tadi?” atau pertanyaan yang mungkin sangat privasi sekali bagi wanita barat, “sudah menikah belum?”. Atau “kenapa belum menikah?”, atau “kenapa bercerai?”, atau parahnya lagi, “kenapa tidak mencoba mencari penggantinya yang lebih bla bla bla..” hahaha sabar ya Mbak Liz...

Ehem,
Disini saya bukan mau mereferensi buku ataupun ekslpor cerita novel ya.. Saya Cuma mau goyang.. eh? Hehehe Cuma ya mungkin pertanyaan dalam hati Elizabeth Gilbert itu sering juga terlintas dalam benak saya *cailah*. “Kenapa orang sini sukanya ingin tahu urusan orang ya?” hem.. pernah suatu ketika saya keluar kamar kost, membawa gayung yang isinya sabun mandi, odol, sampo dll, menyelendang handuk dan berjalan menuju ke kamar mandi.. mbak kost saya nanya, “kamu mau ngapain fa?” lahhhhhhh ya jelas-jelas saya mau mandi.. pake ditanya -,-‘

Kejadian lain bukan satu – dua kali. Tapi sering. BANGET. Semisal mau ke BANK, trus ada yang denger, trus pada refleks (iya ini udah jadi kebiasaan mereka mungkin) “mau ngapain ke Bank? Mau ambil duit yaaa? Uang beasiswanya udah turun yaa? Abis dikirimin mama yaaa? Mau bayar shop online yaaa?” yaaaaaaaaaaa menurut nganaaaaaaa? Pffffffffffffffffff

Ya lagian kenapa pada pengen tahu banget sih?

Iya tahu Cuma sekedar basa basi atau apalah itu namanya, tapi kan ada pemilihan kata yang lebih asik kayak misal, “eh gimana novel lo, udah selesai belom?”, atau “eh gimana baju yang kemarin? Jadi beli gak? Lucu tau.”, atau “eh kucing lo udah melahirkan? Anaknya berapa? Bagi dong satu.” NAHHH kalo gitu yang di-basabasi-in kan juga jadi gak basi. Asik.

Kalau betul punya rasa ingin tahu yang tinggi maka jadilah peneliti atau penulis biografi. Disitu kamu punya kesempatan luas untuk kepo-in objek penelitian kamu atau orang yang mau kamu tulis riwayat hidupnya. Ehiya bro,sis, ngomong-ngomong ya jadi peneliti dan biografer itu juga ada aturannya. Tulis yang diizinkan sama narasumber aja. Trus ada juga beberapa hal yak emang cukup untuk diamati ajah.. gak usah ditanya-tanya terus gituh.. kalau narasumbernya gak mau mengungkapkan yaudahlah jangan dikorek-korek terus! Emangnya telinga! Hih!

Maka dari itu hubungan antara peneliti dan narasumeber pada saat pra-proses-hingga selesai penelitian juga harus dijaga. Biar narasumbernya gak lari kemana-mana. BEGITU JUGA SAMA TEMAN. Ehem! Tahu temannya berasal dari latar belakang budaya yang berbeda-beda yaudahlah.. jangan kepo kepo banget jadi orang. Cukup tau aja ya cukup. Kalau dia mau berbagi, dia juga pasti cerita. Kalau dia melakukan sesuatu diam-diam tandanya ya emang dia ingin merahasiakan hal itu. Gak usah digali-gali lebih dalam lagi, emangnya kamu pencari harta karun apah??!!

Ehem, ehem.. yang baca gak usah kesindir. Saya juga suka kepo. Tapi masalahnya saya kalo abis kepo gak tahan pengen joget (loh?) hehehe saya abis kepo biasanya dimarahin sama pacar.. eh mantan deng.. (lah malah curhat!). Lagipula setelah kamu tahu urusan semua orang apakah kamu akan jadi lebih bahagia? Enggak kan! Jadi intinya A DA LAH.. punya rasa ingin tahu yang tinggi itu boleh tapi ke hal-hal yang positif ajah. Kepoin harga bawang putih di pasar itu positif. Kepoin A’a burjo udah masakin pesanan kita apa belom itu positif. Kepoin kalender akademik dari Januari ampe Desember untuk cari tanggal merahnya itu positif. Kepoin prakiraan cuaca juga positif biar kita tahu kapan waktu yang tepat untuk nyuci.. Dan masih banyak lagi yang bisa kamu lakuin yang lebih positif daripada sekedar SKS: Sotoy sotoy sendiri,  Kepo kepo sendiri, dan akhirnya Sindir merasa kesindir sendiri malahan..*eh gimana?*

Dan.. Yaudahdeh daripada habis ini saya dihujat rakyat dan dilemparin bengbeng segerobak, mending saya pergi dulu. Bye. J

The less you care
The happier you will be!


27 June 2012

Jogja Juni, Juni Jogja

LIBUR TLAH TIBA! LIBUR TLAH TIBA!
HORE! HORE!
HATIIIIIIIIIIKU GEMBIRAAAA! :D
Setelah bergelut dengan tugas2 kuliah, wawancara, bikin laporan. makalah dan sejenisnya.... akhirnyaaaaa momment yg ditunggu-tunggu itu pun datang! Yap, Liburaaaaan! <3 <3 <3

And this is it... the first place I've visited!

JOGJAKARTA!

Waktu berangkat, dari stasiun Solo Jebres, keadaan kereta Pramex (ingat ini pramex, bukan parameks ya, itu mah obat sakit kepala sis ;p ) masih kosong melompong. Aku, Arna, Ningrum dan tak ketinggalan duo upin-ipin yg tak terpisahkan (Linggar & Yeny) pun memulai perjalanan kami hari itu...

Look! Duo: Linggar & Yeny sedang foto-foto di gerbong kosong :p
Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, maka sampailah kami di Stasiun Tugu, Jogjakarta! Tarraaaaaaaa!

O-oh, ini sudah di Jalan Malioboro
Aku dan Linggar

Udah sampe jogja, kurang lengkap rasanya tanpa cari yg lucu-lucu di sepanjang jalan Malioboro. Okeh Ladies, ayo kita belanja! :P


@ Mirota Batik
Heh, iki sopo toh...................?
Puas beli ini itu, kami bertujuh pun mulai mengeluarkan senjata utama yg sudah kami persiapkan dari awal. Yap! Kamera! (Noted : ini jalan2nya seharian, upload foto2 ke facebooknya pun seharian. *rendem kaki di air panas, usap keringat di kening* fuh..)

@ Sayap kiri Benteng Vredeburg

@ Halaman Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta

Kasihan Yeny, gak boleh ikutan narsis sama Umi & Linggar :))

Tolong bedakan antara arca dengan teman-temanku .
Agak mirip memang :p

Matahari mulai tenggelam.. teletubbies berpamitaaaan.. :)

Mbak, mbak.. kameranya di kiri mbak... :p

Nah ini dia!
Dari kiri : Ningrum, Linggar, Tirta, Yeny, Umi, Aku dan Arna

Dadaaahhhh!
Da dah!
Daa daahhhhh!
Dahhhhhhhhhhhhhhhh :*
Sampai jumpa di lain kesempatan!
Mumumumumumumuuumumumuuuuu :* :* :*



06 June 2012

Selamat Echa! :)


Hari ini 6 Juni 2012,
saya Maria Ulfa mengucapkan,

"Selamat Menempuh usia baru kepada Hegsa Legsiana ! "

May all of your birthday wishes come true!
#bighug from Solo xixixixixi



Ehem,
Jadi ceritanya si nona asal Betawi-Palembang ini adalah temen sebangku gw semasa SMA di 47 Jakarta tercintah. haha Alhamdulillah yah ulfa ada juga temennya. Owaaa ya adalaaaaah!
Dan pagi ini, sebangunnya gw tidur pun langsung teringat akan dirinya, dan teringat kalo dia ulangtahun.. aih aih aih seandainya ada di jakarta, langsung gw datengin ke rumahnya deh, trus minta masakin mpek-mpek kapal selam :P

Happy birthday Hegsa Legsiana a.k.a Echa
Semoga makin makin yah cantiknya, lucunya (please kurangin jayusnya), rajin olahraganya dan sukses jadi psikolog :) *btw tengkyu banyak banyak atas solusi jarak jauh yang kau berikan kemarin, sangat membantu loh..*

Oiya, satu kabar gembira buatlu, sekarang gw jadi sering makan sayur loh cha. Berkat elu nih cha, dengan gigihnya sekitar kurang lebih 2 tahun, memperjuangkan sayur agar ada di menu makanan gw! hahaa eh tapi semakin kesini gw emang ngerasa kalo makan sayur itu perlu sih cha.. sekarang rasanya kayak ada yang 'kurang' kalo gak makan sayur cha *njrit, lebay banget ya gw? haha*

Terakhir.. eng yaudahdeh, udah malem juga cha. Yaudah selamat malam cha, selamat menjalani hari-hari yang indah di angka 20 ini ya cha.. *ciyee echa udah berkepala duaa* (please ini jangan dijayusin).

Dadah! Sampai jumpa kembali di liburan yang akan datang sebentar lagi :))
Salam dangdut! :P


29 April 2012

World Dance Day ; Solo Menari 24 jam

"Solo Menari 24 jam" dalam rangka menyambut WORLD DANCE DAY yang diperingati tepat pada hari ini, 29 April 2012 diselanggarakan di beberapa titik di kota Solo, Jawa-Tengah.


Salah satu yang saya saksikan secara langsung adalah di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. 



Hari Tari Sedunia 2012 ini mengusung tema "Meretas Batas dalam Warna". Melibatkan sekitar 2500 penari dari 84 sanggar seni di Indonesia dan mancanegara, diantaranya Jepang, Australia dan Singapura. 


Ayo lestarikan budaya Indonesia, sebelum punah tertelan zaman. Jangan sampai anak cucu kita nanti,tahu kesenian tradisional seperti ini justru dari "orang bule".

Tapi kalo tahunya dari bu le' & pak le' nya gapapa sih :P

07 March 2012

Belum Jodoh

Sesungguhnya pagi yang paling indah adalah ketika lo terbangun dari tidur lo dan mendapati bahwa gigi lo baik-baik saja alias sehat wal’afiat. Nah!

Nah apa?? Nah itu maksud gw definisi bahagia yang gw rindukan selama ini *anjrit ini lebay banget*

Udah seminggu ini gw galau tingkat anak SMA yang mau UAN. Sialnya gw galau bukan karna kayak anak jaman sekarang yang abis putus cinta atau semacamnya. Ini galau gara-gara sakit gigi. Arrrrrrrrrgggghhhh! Sumpah ini gak elit banget.

“kalo ada yang bilang, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati pasti gak pernah ngerasain yang namanya sakit gigi betulan. Sakit banget bro!”
Tapi sumpah ya kayaknya teori di atas emang benar adanya. Coba ya, lu bayangin,  nih beberapa perbedaan sakit gigi dan sakit hati:
Sakit hati
Sakit gigi
         *Masih bisa pura2 senyum

        *Masih bisa makan enak sepuasnya  : cokelat, esteh, kripik, krupuk (utk melampiaskan rasa sakit hati)

         *Masih bisa nyanyi lagu2nya kerispatih atau adele yang galau abez!

         *Kalo sakit hati biasanya pengen curhat ke temen2 deket, biar plong gituh

        .*Tidak akan menyebabkan sakit gigi
        *Jangankan senyum, nyengir dikit pun bakal jadi serem jatohnya
        *Boro2 makan sepuasnya, yg ada lo cuma bisa makan bubur dan mie instan.. itu pun langsung telen –ga dikunyah-

        *Masih bisa nyanyi lagu galau..... tapi dalem hati... #ngenes

         *Cuma bisa curhat di buku diary atau di twitter :p

        * Pasti akan menyebabkan sakit hati. Pasti.

Dalam rangka berusaha mengobati luka di gigi ini, maka gw berusaha sekuat tenaga untuk move on.
*Lah dikira sakit hati?

Hehe ya pokonya gw berusaha untuk meminum obat apapun yang katanya bisa nyembuhin sakit gigi ini. Mulai dari antibiotik, asamefenamat, sampe betadine cair (yg setiap gw kumur2 pake itu jd berasa abis minum darah) pun masih gak gitu ngilangin rasa sakitnya. Trus gw  telpon nyokap dan dia nyuruh gw minum obat puyer 16. Katanya, “coba minum puyer 16 dulu... 2 kali sehari. Kalo gak mempan juga, coba minum puyer 17..” #GUBRAK! *gw jatoh dari pohon toge*

Singkat cerita, akhirnya gw pun memutuskan untuk menemui dokter gigi. Dengan tingkat ke”move on”an yang baru 2,5 %  -kayak zakat- gw pun berangkat mencari kitab suci.... eh, mencari dokter gigi yang bisa menghilangkan gundah gulana yg selama ini gw rasakan.

Hari senin gw dateng ke medical center dianterin sama mba intan. Sampe sana, katanya dokter giginya adanya jam 8 pagi atau setengah satu. Gw balik, karna jam segitu gw ada kuliah *mahasiswa rajin ye kan*

Trus hari selasa gw berniat ke medical center atau kalo gak cari klinik gigi yang buka. Gw bangun pagi2, udah rapi jali dan udah siap mental buat memasrahkan diri dengan apapun yg terjadi terhadap gigi gw nanti.......... eh gagal gara2 orang yang katanya mau nganterin gw malah ketiduran ampe siang.

Dan hari ini... hari rabu, akhirnya gw minta temenin galuh untuk nganter ke puskesmas. Kan biasanya di puskesmas juga ada dokter gigi toh?

Okeh, dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi bagai ingin audisi Indonesian Odol (bukan idol) maka kita pun dateng ke puskesmas ngoresan pagi itu..  sampe di puskesmas ternyata pasiennya udah bejibun kayak mau nonton wayang. Ya sekitar 30-40 oranglah. Iya itu orang semua, ya masa kucing??

Di depan pintu masuk, gw berdiri ragu-ragu antara mau jadi berobat atau engga. Masalahnya antriannya panjang banget kakaaaaaaak! Sedangkan si galuh berdiri di belakang gw sambil bisik2an. Kata galuh, udah masuk aja sana. Kalo gak sekarang, kapan lagi? Maka dengan tekad yang bulat sebulat kue donat (kenapa donat sih? Entahlah..) gw pun maju ke arah antrian dan hendak mengambil nomor periksa. Tapi gak jadi.... soalnya gw dapet nomor antrian 63 sedangkan ini yang masuk baru nomor 28. Hfff gw pikir, mungkin gw emang belom jodoh untuk ketemu dokter gigi. Gw balik arah dengan wajah galau. Dan entah kenapa pandangan ibu2 disitu seakan2 mengikuti gerak gerik gw yah? Aneh.......


DAN TERNYATA.....

Kata galuh, jika kau ingin mengetahui segala informasi mengenai puskesmas, maka tanyalah pada tukang parkir. Okeh.
Tukang parkir : gak jadi mba, periksanya?
Gw : iya gak jadi, abis antriannya panjang banget
Tukang parkir : yaa, tungguin ajah.. sekitar setengah ampe satu jam... atau mau balik lagi besok pagi
Galuh : wah gak bisa mas, besok dia ga ada yg nganterin, soalnya saya ada job –nyanyi-
Tukang parkir : oh.. emang kalo hari rabu mah ramai mbak, kan waktunya pemeriksaan kandungan.
Gw & galuh : HAH?? KANDUNGAN?? Ya amplop! *tepok jidat*
Tukang parkir : lah iyaa. Emang mbaknya mau periksa apa toh?
Gw & galuh : $%^##@^&^*)))_^%**^$W$@^%^

Pantes sedari tadi pasiennya banyakan ibu-ibu hamil! Pantes juga mereka memandang aneh ke arah kita. Aaaaaaaa pasti mereka ngiranya yang engga-engga deh. Mana sedari pertama dateng, gw ngusap2 perut melulu lagi! Itu pun karena laper, dan belom sempet sarapan..Pasti mereka ngiranya salah satu dari kita ada yg mau periksa kandungan kayak mereka juga, tapi malu2.. makanya dari tadi berdiri kayak orang bingung di depan pintu! Atau jangan2 mereka malah nyangka kalo kita mahasiswa yg sering pacaran indekost, terus kebablasan!
Uwaaaaaaaaaaaaaaa....... itu semua tidak benar ibu-ibu! Sekali lagi saya katakan, TIDAK BENAR! Kita hanyalah mahasiswa biasa yang mau ketemu dokter gigi tapi salah hari! Sumpah!

Kita pun segera meluncur pergi meninggalkan puskesmas itu dan meninggalkan tukang parkir yang sedang mesam-mesem penuh arti. Gw dan galuh pun berjanji tak kan pernah lagi dateng ke puskesmas pada hari rabu. Titik.